Belajar berhitung merupakan kemampuan dasar yang sangat penting bagi anak-anak pre-school. Saat anak-anak berusia 3-5 tahun, mereka sedang mengalami perkembangan kognitif yang sangat pesat. Mereka mulai mengenal angka dan belajar menghitung. Oleh karena itu, belajar berhitung di usia dini sangat penting untuk membantu anak-anak mengembangkan kemampuan matematika mereka.
Dalam proses belajar berhitung, anak-anak akan belajar mengenali angka, menghitung, menambah, mengurang, dan sebagainya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan guru untuk memberikan pembelajaran yang tepat agar anak-anak dapat belajar berhitung dengan mudah.
Belajar berhitung juga membantu anak-anak untuk memahami konsep lainnya seperti pengukuran, geometri, dan statistik. Selain itu, belajar berhitung juga dapat membantu anak-anak dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika mereka berbelanja atau menghitung uang saku.
Orang tua dan guru dianjurkan untuk memberikan pembelajaran yang tepat dan konsisten agar anak-anak dapat belajar berhitung dengan mudah dan menyenangkan. Dalam proses belajar, menggunakan alat bantu, metode bernyanyi, benda nyata, dan memberikan tantangan dapat membantu anak-anak untuk lebih memahami konsep berhitung.
Berikut adalah beberapa tips yang dapat digunakan oleh orang tua dan guru dalam memberikan stimulasi dan mengajarkan anak-anak pre-school untuk mulai belajar berhitung:
Menggunakan alat bantu seperti kalkulator, abacus, atau counting stick dapat membantu anak-anak untuk lebih mudah memahami konsep berhitung. Selain itu, alat bantu tersebut juga dapat membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan.
Anak-anak pre-school sangat suka bernyanyi. Oleh karena itu, menggunakan lagu-lagu yang berisi angka dan operasi matematika dapat membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Misalnya, lagu-lagu seperti 'Satu ditambah satu sama dengan dua' atau 'Dua kali dua sama dengan empat'.
Menggunakan benda-benda nyata seperti buah-buahan, mainan, atau benda-benda sekitar dapat membantu anak-anak untuk lebih memahami konsep berhitung. Misalnya, menunjukkan tiga buah apel dan meminta anak untuk menghitung berapa buah apel yang ada.
Memberikan tantangan seperti teka-teki atau soal matematika sederhana dapat melatih kemampuan berhitung anak-anak. Namun, pastikan tantangan tersebut sesuai dengan kemampuan anak agar tidak membuat anak merasa frustasi.
Dalam proses belajar berhitung, konsistensi dan kesabaran sangat penting. Orang tua dan guru harus memberikan dukungan dan motivasi agar anak-anak dapat belajar berhitung dengan mudah dan menyenangkan. Dengan tips-tips di atas, diharapkan anak-anak pre-school dapat belajar berhitung dengan lebih baik.
Belajar berhitung bukan hanya sekadar menghafal, melainkan juga membangun kemampuan logika dan kreativitas anak. Oleh karena itu, penting bagi orang tua dan guru untuk mengajarkan anak-anak usia pre-school untuk belajar berhitung dengan cara yang menyenangkan dan kreatif.
Bekali anak dengan kemampuan calistung yang dikembangkan dalam metode pembelajaran yang intensif namun tetap menyenangkan. Didampingi tutor berpengalaman dari Bimbel AIO Privat, belajar jadi mudah dan menyenangkan!
Untuk informasi selengkapnya, hubungi kami melalui https://wa.me/62816853042
Bisa ikut les calistung sejak umur berapa?
Banyak sekali dm masuk dari bunda-bunda yang menanyakan hal ini. Jadi, mari admin jawab ya!
Sebetulnya tidak ada patokan usia untuk mulai mengajarkan calistung kepada anak. Namun idealnya, calistung bisa diajarkan ketika anak duduk di bangku PAUD/TK, itu pun tidak langsung ya melainkan dari tahapan yang paling dasar.
Nah, kenapa penting?
Calistung akan menjadi bekal utama anak ketika memasuki sekolah dasar. Jadi bisa disiapkan dari sekarang juga!
Memangnya di TK dikenalkan dengan calistung secara intensif?
Perlu diingat bahwa pada jenjang TK ini calistung hanya dikenalkan dengan cara yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak. Tidak ada tuntutan harus jago, hanya sebatas mengenalkan.
Tapi tidak sedikit anak taman kanak-kanak sudah pandai mengeja, membaca, menulis, dan berhitung. Tentunya hal tersebut harus dilatih secara intensif agar kemampuan si kecil terus meningkat setiap harinya.
Maka dari itu, bisa dibilang bahwa calistung sudah menjadi pelajaran tambahan yang sifatnya penting dan patut untuk diajarkan sebelum anak memasuki jenjang sekolah dasar.
Tentor atau guru pendamping adalah fasilitator bagi anak yang sedang belajar calistung.
Seberapa penting sih kehadiran tentor calistung ini?
Sangat penting!
Terbukti dari ratusan tentor calistung Bimbel AIO Privat yang telah membantu banyak orang tua dalam mengatasi masalah belajar calistung anak.
Jangan sepelekan peran tentor les privat!
Bimbel AIO Privat sudah di depan mata, tak perlu repot-repot lagi mencari tentor les yang berpengalaman dalam mendampingi anak belajar calistung.
Cukup dengan 35 ribu, dapatkan benefit dari belajar calistung bersama tentor les privat.
Untuk pendaftaran hubungi https://wa.me/62816853042
Kembali bersama calistung lagi, dan lagi!
Bimbel AIO tidak akan bosan-bosan memberikan tips belajar calistung yang manjur!
So, let's go!
Pelajaran dasar ini sangat identik dengan taman kanak-kanak dikarenakan pada jenjang ini, anak-anak akan mulai dikenalkan dengan huruf, angka, dan yang lainnya. Gunanya adalah sebagai gerbang awal dalam pengenalan proses belajar yang nantinya akan digunakan di sekolah dasar.
Memangnya di TK dikenalkan dengan calistung secara intensif?
Perlu diingat bahwa pada jenjang TK ini calistung hanya dikenalkan dengan cara yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak. Tidak ada tuntutan harus jago, hanya sebatas mengenalkan.
Tapi tidak sedikit anak taman kanak-kanak sudah pandai mengeja, membaca, menulis, dan berhitung. Tentunya hal tersebut harus dilatih secara intensif agar kemampuan si kecil terus meningkat setiap harinya.
Bagaimana cara belajarnya?
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses belajar calistung anak TK.
Mengingat bahwa sistem belajar ala taman kanak-kanak adalah dengan metode belajar adalah bermain, orang tua dan guru tentunya tidak boleh mengabaikan aspek yang satu ini. Karena dunia anak adalah dunia bermain.
Menggunakan pendekatan bermain bisa jadi salah satu cara yang ampuh untuk mengenalkan calistung yang progresif pada anak.
Untuk lebih lengkapnya, Parent bisa simak tips berikut ini!
Dalam pembelajaran calistung, ada tiga pokok bahasan utama yaitu membaca, menulis, dan berhitung.
Ketika mulai belajar, jangan campur adukkan ketiganya dalam satu waktu. Cukup fokus pada satu pembahasan kemudian dapat dilanjutkan secara bergantian. Hal ini dimaksudkan agar si kecil tidak kebingungan. Outputnya, dengan belajar fokus pada satu pokok bahasan anak akan cenderung memahami lebih cepat dan dapat menguasainya dalam waktu yang relatif singkat.
Dalam proses belajar pasti tidak lepas dari interaksi, baik itu antara orang tua dengan anak, guru dengan anak, atau tentor les dengan anak. Dalam proses interaksi tersebut pasti tidak jarang ditemui ada sedikit diskusi yang dimaksudkan untuk melatih kemampuan kognitif si kecil, entah dalam bentuk tanya jawab sederhana, berlatih soal yang mudah, atau kuis ringan di akhir sesi belajar.
Anak masih pada tahap belajar dan wajar saja jika melakukan kesalahan.
Maka dari itu, baik orang tua, guru, maupun tentor les diharapkan dapat dengan sabar mengerti si kecil. Jika menemukan kesalahan pada pengerjaan mereka, jangan lantas menyalahkan dan menganggap anak tidak memahami materi. Cobalah untuk memberikan pembetulan pada pemahaman atau soal yang dikerjakan anak. Dengan begitu, anak akan belajar Kembali. Sebaliknya, jika dimarahi atau disalahkan bisa jadi anak akan minder dan tidak mau mencoba atau belajar lagi.
Belajar jangan lama-lama!
Loh kalau nggak lama, kapan jago calistungnya?
Tenang saja.
Belajar dengan waktu yang mencukupi (tidak terlalu lama dan tidak terlalu sebentar) secara konsisten akan menumbuhkan sikap belajar yang baik untuk si kecil. Umumnya, si kecil bisa belajar calistung antara kurun waktu 1 – 1,5 jam dengan beberapa kali jeda istirahat agar tidak mudah bosan.
Seberapa cepat anak belajar, tentunya harus selalu diperhatikan progresnya. Cepat atau lambat, sudah menguasai atau belum, semua harus tetap dikontrol oleh orang tua.
Dengan mengetahui progress si kecil, orang tua juga akan belajar memahami karakteristik anak selama belajar. Dengan begitu, orang tua juga dapat memberikan support maupun bantuan kepada si kecil jika terdapat kendala maupun kesulitan lainnya.
Yang satu ini bakal jadi sangat penting nih!
Kuis diperlukan sebagai media berlatih si kecil. Orang tua juga akan lebih mudah menilik progress belajarnya dengan melihat hasil Latihan-latihan calitung anak.
Jangan lupa blend dengan metode bermain agar tidak cepat bosan ya!
Jangan lupa juga untuk memberikan reward atas pencapaian belajar si kecil agar mereka merasa diapresiasi!
Last but not least.
Komponen penting yang ada di akhir ini sangat berpengaruh pada proses perkembangan belajar calistung si kecil.
Tentor atau guru pendamping adalah fasilitator bagi anak yang sedang belajar calistung.
Seberapa penting sih kehadiran tentor calistung ini?
Sangat penting!
Terbukti dari ratusan tentor calistung Bimbel AIO Privat yang telah membantu banyak orang tua dalam mengatasi masalah belajar calistung anak.
Jangan sepelekan peran tentor les privat.
Berbekal pengalaman dan menguasai calistung, hal ini akan menjadi bekal utama dalam membantu si kecil menguasai calistung dasar dalam waktu singkat!
Tunggu apa lagi?
Segera daftarkan putra-putri anda untuk belajar calistung di Bimbel AIO Privat!
Pendaftaran hubungi 0816853042
Welcome Back!
Eits. Kali ini AIO nggak akan bahas skincare ya!
Memang benar kita akan membahas apa itu glow up dan grow up. Tapi kita akan jauh melenceng dari skincare atau segala peralatan yang berkaitan dengan kecantikan.
Sebenarnya, glow up tidak selalu berkaitan dengan hal fisik atau kecantikan loh!
Glow up yang sebenarnya adalah perubahan yang terjadi pada seseorang dalam aspek mental, fisik, dan emosional yang berubah ke arah yang lebih baik.
Glow up berarti bersinar atau memancarkan cahaya. Tapi, perlu kita ingat bahwa masing-masing orang memiliki caranya masing-masing dalam memancarkan sinar atau energi positif yang dimiliki dan dibagikan dengan orang lain.
Investasi terbaik adalah investasi leher ke atas
- Tung Desem Waringin
Apa itu investasi leher ke atas?
Investasi jenis ini merupakan cara investasi yang agak berbeda dengan cara investasi lain. Investasi leher ke atas dilakukan dengan menanamkan ilmu atau infotmasi dan ilmu pengetahuan secara terstruktur agar individu dapat meningkatkan kemampuan penalarannya terhadap berbagai fenomena.
Singkatnya, investasi ini adalah booster agar kita tak kenal lelah dalam belajar. Karena berinvestasi dalam bentuk ilmu pengetahuan tidak akan membuat kita merugi sampai kapan pun. Ilmu pengetahuan akan terus dibutuhkan dan membawa manfaat bagi siapa saja yang mau dan pantang menyerah dalam belajar.
Belajar bukan hanya terpatok pada suatu literatur atau berdiam diri di dalam kelas saja. Lebih dari itu, saripati dari apa yang sudah dipelajari adalah dengan berkembangnya pikiran ke arah yang lebih baik.
Kita juga sempat membahas mengenai Grow Mindset yang dapat kamu baca disini
Apa sih itu “Grow Mindset”?
Menurut Carol Dweck, “Grow Mindset” adalah keyakinan atau cara pikir yang menganggap bahwa keterampilan dan kecerdasan yang dimiliki seseorang dapat terus berkembang melalui latihan, ketekunan, dan motivasi.
Jadi, dengan menanamkan mindset ini, kita akan termotivasi untuk terus belajar dan berlatih banyak hal baru yang belum dijelajahi
Orang dengan pikiran terbuka dan keinginan belajar yang tinggi akan terus berusaha untuk berkembang menjadi versi yang lebih baik lagi dari dirinya yang sebelumnya. Mental belajar ini yang tidak bisa kita beli dimana pun. Maka dari itu, penting untuk memupuk hal ini sedini mungkin.
Growth mindset people are permanently improving their intelligence and ability to learn new skiills, through hard work, training, and perseverance.
Orang-orang dengan mindset berkembang secara permanen meningkatkan kecerdasan dan kemampuan mereka untuk mempelajari keterampilan baru, melalui kerja keras, pelatihan, dan ketekunan.
Kembali lagi dengan segudang tips belajar dari AIO!
Siapa sih yang disini tidak mau anaknya menjadi cerdas dan
tumbuh secara optimal? Baik dari sisi kognitif, afektif, maupun psychomotor.
Mungkin tidak banyak orang tua tahu bahwa mengasah kecerdasan
ternyata bisa dilakukan melalui banyak cara, bukan hanya belajar terpaku kepada
buku.
Mengasah kecerdasan bisa dimulai sejak si kecil berusia dini
dengan diberi stimulus kognitif sederhana.
Mau tahu apa aja?
Yuk simak kiat mengasah kecerdasan kognitif di bawah ini!
Ajak Memutuskan
Libatkan si kecil dalam banyak hal!
Ajak mereka untuk turut menentuka keputusan pada setiap
rencana yang akan orang tua dan anak lakukan bersama.
Misalnya ketika hendak berbelanja. Saat memilih barang-barang,
orang tua bisa loh meminta pertimbangan anak dan ajak mereka menyebutkan alasan
kenapa memilih barang tersebut.
Contoh lain missal ketika momen lebaran, ajak anak untuk
menentukan menu masakan apa yang nantinya akan disajika ke sanak saudara.
Atau hal lainnya seperti ketika berpergian, ajak anak untuk
memilih baju mana yang akan dikenakan nantinya.
Dengan Latihan-latihan seperti ini, anak akan belajar mengambil
keputusan sejak dini. Berlatih berpikir kritis dalam mengambil keputusan mulai dari
hal-hal sederhana akan membuat kecerdasan kognitif anak meningkat secara
signifikan!
Memilih
Berkaitan dengan Latihan mengambil keputusan, akan ada saat
dimana anak harus dihadapkan dengan beberapa pilihan. Misal mau pakai baju biru
atau putih, goreng tempe goreng atau tahu, opor atau gulai, dan pilihan-pilihan
lain yang akan mengajak si kecil dalam memilih dan akhirnya memutuskan.
Beri si kecil pilihan dan berikan kesempatan juga untuk
memutuskan. Hargai pilihan anak dan beri saran jika memang diperlukan untuk
proses belajarnya.
Ajak Jalan-Jalan
Kegiatan jalan-jalan nggak harus ke mall, taman hiburan,
atau tempat rekreasi lainnya, kok.
Parents bisa ajak si kecil ke tempat atau suasana baru, misal
di taman, pantai, kebun, atau tempat-tempat lain yang berisi suasana baru yang
menyenangkan.
Manfaat mendatangi tempat baru ini dapat mengasah
kreatifitas dan medatangkan pengetahuan baru untuk si kecil.
Ajak Bermain
Bermain bisa melatih respon anak dalam menangkap stimulus
yang diberikan (saat bermain).
Dengan bermain bersama anak, orang tua akan tau sejauh mana
perkembangan kognitif anak. Mengasah kecerdasan dengan bermain merupakan paket
all in one yang menguntungkan.
Anak bisa dengan gembira dan leluasa bermain. Disisi lain secara
tidak disadari juga menggugah kecerdasan kognitif mereka untuk terus
berkembang.
Latihan Membaca dan Menulis
Kenapa harus membaca dan menulis?
Ternyata latihan membaca dan menulis dapat menjadi stimulus
yang amat kuat untuk perkembangan kecerdasan kognitif anak.
Latihan membaca dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dan
menambah kosa kata. Sementara latihan menulis akan menjadi sarana mengintegrasikan
isi pikiran dengan kemampuan berbahasa anak.
Sederhana namun sangat mengagumkan, bukan?
Jika anak menolak untuk belajar membaca dan menulis dengan
alasan membosankan dan tidak asyik, yuk mulai ubah cara belajarnya!
Belajar tidak harus selalu serius dan membosankan. Belajar
juga bisa dibuat menyenangkan dengan bantuan dari tentor Bimbel AIO Privat.
Dijamin dengan les privat ini, anak akan enjoy dan suka
belajar.
Cara daftarnya mudah!
Cukup klik 0816853042
