Sudah 2021
Zaman makin maju dan berkembang ke arah yang lebih baik dan tentunya bergerak secara signifikan.
Begitu pula dengan mahasiswa. Berbeda dengan era dulu, mahasiswa sekarang tentu melewati tantangan yang berbeda di era revolusi industri yang sangat maju dan mau tidak mau harus siap dalam mempersiapkan diri sebelum masuk ke dunia kerja.
Tugas mahasiswa bukan sekadar kuliah biasa, loh!
Banyak juga yang membersamai kegiatan akademik ini dengan kegiatan lain yang sama bermanfaatnya! Seperti mengikuti organisasi atau komunitas yang memberikan dampak besar terhadap proses bersosialisasi. Begitu pula disisi lain juga tidak sedikit mahasiswa yang memperjuangkan masa belajarnya dengan mendulang prestasi dan diberi kesempatan menjadi penerima beasiswa. Pasti hal ini jadi idaman bagi semua mahasiswa yang ingin membiayai studinya sendiri!
Kompleksitas rutinitas mahasiswa memang agak memusingkan, karena selain berkutat dengan perkuliahan dan organisasi, sebagian besar juga berpikir tentang bagaimana jenjang karir yang akan dihadapi di masa depan nantinya, tepatnya setelah menyelesaikan masa studi di perguruan tinggi.
Dilema seperti ini datang umumnya ketika sudah menginjak di tahu-tahun terakhir masa studi.
Sebenarnya kekhawatiran akan karir bisa saja disikapi dengan cara yang positif dan tertuju pada penyelesaian masalah. Dengan kata lain, cobalah untuk terjun ke dunia kerja agar dapat berlatih sejak dini dengan menambah skill dan wawasan sebagai bekal ketika sudah lulus nanti.
Sebenarnya, menjadi mahasiswa yang memegang banyak peran memang cukup merepotkan. Berkutat dengan akademik, organisasi, dan masih harus bekerja memang tidak mudah dijalani, apalagi jika baru sekali coba. Maka dari itu, cobalah dengan menapaki langkah yang paling kecil dulu!
Bimbel AIO Privat menawarkan jenjang karir yang pasti dan tentunya bisa menambah skill kamu selama kuliah dengan belajar beradaptasi dengan dunia kerja. Mulailah karir sebagai guru atau tentor les privat sesuai dengan kompetensi yang kamu miliki! Hubungi admin lewat WHATSAPP atau kamu bisa langsung mengisi form pendaftaran ini DAFTAR TENTOR!
Kuliah dengan beasiswa fully funded mulai dari biaya kuliah hingga tunjangan untuk biaya hidup. Siapa sih yang nggak punya mimpi tersebut?
Terus gimana cara dapetinnya ya?
Harus belajar sekeras apa sih biar bisa jadi penerima beasiswa yang full mengcover kebutuhan kuliah?
Ternyata ada banyak beasiswa bergengsi yang memberikan pembiayaan penuh untuk kebutuhanmu selama kuliah, loh. Dari awal masuk kuliah hingga kamu lulus (tepat waktu ya!)
Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan beasiswa LPDP, kan?
LPDP merupakan lembaga pengelola dana pendidik yang merupakan satuan kerja di bawah Kementrian Keuangan yang bertugas mengelola dana pendidikan sesuai dengan amanat PMK No. 252 tahun 2010.
LPDP menyelenggarakan program beasiswa S1 hingga doktoral untuk para mahasiswa terbaik yang terpilih.
Beasiswa ini memberikan pembiayaan penuh untuk kamu yang punya keinginan melanjutkan kuliah baik di dalam maupun luar negeri.
Opportunity yang bagus banget, kan?
Namun perlu diingat bahwa menjadi awardee beasiswa tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pasti ada banyak persyaratan yang harus dipenuhi sebelum lolos tahap seleksi pertama, belum lagi ketika lolos dan berlanjut ke seleksi wawancara.
Omong-omong soal wawancara beasiswa, pasti tahap ini menjadi momok yang banyak ditakuti oleh banyak kandidat seleksi beasiswa.
Tapi tenang aja! Karena kali ini AIO akan kasih bocoran kisi-kisi list pertanyaan wawancara LPDP!
Jenis pertanyaan dalam wawancara beasiswa LPDP sendiri dibagi menjadi tiga :
1. Pertanyaan pribadi/personal
2. Pertanyaan seputar kuliah
3. Pertanyaan seputar nilai, Indonesia, atau mengenai LPDP
Nah untuk lebih lengkapnya, kamu bisa cek di bawah ini!
Gimana nih?
Apakah sudah merasa lebih tercerahkan dan punya pandangan mengenai wawancara LPDP?
Kamu bisa mulai mempersiapkan diri dari sekarang!
Cek timelinenya di website resmi LPDP.
Good luck!
Semoga kamu bisa menjadi bagian dari awardee LPDP selanjutnya ya!
Menurut Wikipedia, pendidikan merupakan proses pembelajaran
pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari
satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau
penelitian. Umumnya, pendidikan terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi
juga memungkinkan secara otodidak.
Pendidikan merupakan pengalaman hidup yang didapat dari
berbagai aspek yang hadir membawa pengaruh positif bagi proses perkembangan
seseorang.
Jenjang pendidikan dibentuk dalam beberapa tingkatan yang
sifatnya berkelanjutan. Seperti yang kita ketahui, di Indonesia sendiri jenjang
pendidikan formal dimulai dari pedidikan untuk anak usia dini dan/atau Taman
Kanak-kanak (PAUD/TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP),
Sekolah Menengah Pertama/Kejuruan (SMA/SMK/SMU), dan Perguruan Tinggi.
Jenjang pendidikan tersebut ditempuh secara bertahap dan
berkelanjutan dalam kurun waktu tertentu.
Untuk jenjang pendidikan yang pertama adalah Pedidikan untuk
Anak Usia Dini dan/atau Taman Kanak-kanak (PAUD/TK).
Jenjang pendidikan ini merupakan tahapan awal proses
belajar.
Pendidikan TK sendiri hadir sebagai sebuah bentuk jenjang
pendidikan untuk anak dengan rentang usia 4 – 6 tahun.
Tahukah kamu?
Ternyata pendidikan TK bukan jenjang pendidikan yang amat
diwajibkan. Namun, dengan hadirnya jenjang pendidikan ini akan membuat anak
usia pra-sekolah mendapat pembekalan sebelum memasuki jenjang pendidikan formal
selanjutnya, yakni sekolah dasar (SD). Hadirnya jenjang TK mengambil peran
besar dalam mengembangkan kepribadian anak.
Singkatnya, TK menjadi sebuah jembatan penghubung antara
lingkungan keluarga (yang sangat familiar bagi anak) dengan lingkungan luar yang
lebih luas.
Pendidikan anak di usia TK mencakup banyak hal yang sifatnya
krusial sebagai pondasi dalam menata kepribadian serta pola pikir anak. Dengan
mengikuti jenjang pendidikan TK secara optimal, anak akan diajari tentang
bagaimana upaya untuk meningkatkan kemampuan intelektual, sosial, emosi,
Bahasa, dan fisik.
Pendidikan di ranah taman kanak-kanak mengarah pada bentuk
pembinaan yang ditujukan melalui pemberian stimulus atau rangsangan pendidikan
yang akan berpengaruh pada proses pertumbuhan dan perkembangan anak, baik
jasmani maupun rohani, agar anak memiliki kesiapan dalam mengikuti jenjang
pendidikan yang lebih tinggi nantinya.
Dalam proses tumbuh kembangnya seorang anak, Ki Hajar
Dewantara memandang adanya tiga pusat pendidikan yang disebut dengan ”Sistem
Tripusat” yaitu 1) keluarga, 2) sekolah, dan 3) masyarakat. Sama halnya ketika
berada di jenjang pendidikan TK, anak akan mulai belajar menyelaraskan tiga
elemen tersebut agar bisa harmonis dan dijalani dengan baik.
Karena hakikat dari pendidikan taman kanak-kanak ini adalah
utamanya untuk memfasilitasi proses pertumbuhan dan perkembangan anak secara
menyeluruh dan juga berfokus pada pendampingan perkembangan kepribadian anak.,
Sistem pembelajaran di jenjang TK identic dengan bermain.
Maka dari itu, pihak penyelenggara pendidikan sudah semestinya menyediakan
fasilitas yang dapat menunjang perkembangan kognitif, bahasa, sosial, emosi,
serta motorik anak.
Lalu bagaimana dengan kurikulum yang diterapkan di TK?
Dalam kurikulum pendidikan taman kanak-kanak, ada beberapa
poin penting sebagai upaya dalam pengembangan kualitas diri anak. Bidang
pengembangannya diantara lain :
Perilaku dapat dirancang dan dibentuk dengan pembiasaan yang
rutin. Dalam kurikulum TK, anak akan dilatih dalam membentuk perilaku
sehari-hari agar dapat menjadi kebiasaan yang baik. Pembiasaan perilaku ini
difokuskan pada pengembangan moral, nilai-nilai agama, pengembangan sosial,
kemandirian, dan juga pengendalian emosi.
Banyak kemampuan dasar yang akan menjadi bekal bagi anak
dalam menjalani jenjang pendidikan selanjutnya. Kemampuan tersebut meliputi :
Berbahasa : agar anak mampu mengkomunikasikan apa
yang dipikirkan secara sederhana dan efektif. Selain itu juga agar anak dapat
berbahasa Indonesia dengan baik.
Kognitif : agar kemampuan berpikirnya dilatih dalam
memcahkan masalah, dapat berpikir secara logis dan juga teliti.
Fisik : pengembangan ini dimaksudkan agar melatih
kemampuan motorik halus dan kasar anak. Selain itu juga agar mereka dapat
mengoordinasikan tubuh dengan baik dan menjadi sehat.
Seni : Pengembangan ini hadir sebagai upaya agar anak
dapat mengekspresikan imajinasi, mengasah afek, dan kreatif.
Singkat penjelasan bahwa pada masa taman kanak-kanak, si
kecil akan mempelajari hal-hal seperti pengenalan huruf dan bunyi, menulis,
angka dan berhitung, bentuk dan benda, dan juga waktu.
Muatan kurikulum diatas nampaknya sudah sangat lengkap dan
dapat mewakili si kecil dalam mengoptimalkan potensinya di usia dini dengan
menyenangkan.
Adapun ketika sudah memasuki taman kanak-kanak, si kecil
tidak hanya akan bermain tetapi juga mulai belajar. Tentu saja pendekatan yang
digunakan tetap menggunakan metode belajar sambil bermain.
Kenapa harus dengan bermain? Akankah anak tetap fokus?
Tenang saja.
Bermain sebetulnya dapat memotivasi anak agar mengetahui hal
baru secara mendalam dan spontan untuk berkembang.
Tahukah kamu?
Ternyata bermain memiliki makna filosofis tersendiri.
Dengan bermain, sebenarnya anak akan dilatih untuk
menghargai setiap proses yang sedang dijalan tanpa mengkhawatirkan hasil yang
akan diterima nantinya. Dengan bermain, anak akan melatih aspek emosi, sosial,
dan kognitifnya secara menyenangkan. Si kecil akan melatih kemampuan berpikir
secara spontan dan cepat dengan bermain. Kabar baiknya, ini akan meragsang
kemampuan kognitifnya dalam meningkatkan kecerdasan.
Inti dari pembelajaran taman kanak-kanak sangat mengutamakan
metode belajar sambil bermain dan berorientasi pada peoses perkembangannya. Ini
bertujuan agar dapat memberikan kesempatan kepada anak untuk aktif dalam
melakukan berbagai kegiatan belajar dan berusaha mengembangkan seluruh aspek
perkembangan yang dimilikinya.
Yuk coba Kembali ke poin sebelumnya
Singkat penjelasan bahwa pada masa taman kanak-kanak, si kecil akan mempelajari hal-hal seperti pengenalan huruf dan bunyi, menulis, angka dan berhitung, bentuk dan benda, dan juga waktu.
Tentunya proses pengenalan ini tetap menggunakan metode pendekatan
bermain.
Lantas bagaimana ketika anak sudah memasuki jenjang
pendidikan ini di masa pandemi?
Ini bukan hal mudah untuk dilewati.
Sebab ketika Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diterapkan, alternatif
sistem pendidikan sudah pasti disesuaikan dengan model online (dalam jaringan).
Lalu bagaimana anak dapat belajar dengan metode pendekatan
bermain hanya dengan video-conference atau media lain yang masih terbatas?
Lagi-lagi kembali ke poin sebelumnya bahwa di jenjang TK,
anak akan mulai dikenalkan dengan apa itu calistung. Bukan memaksa dan menuntut
untuk menguasai, hanya saja calistung di jenjang TK masih dalam tahap pengenalan
dan penyesuaian.
Belajar calistungnya mesti gimana nih?
Kan sedang sekolah online. Sementara anak TK akan lebih
topcer ketika menggunakan pendekatan bermain.
Orang tua pun mulai kewalahan dalam mengatasi hal ini.
Tenang..
Ada alternatif yang sangat memuaskan dan dapat membantu orang
tua dalam mengatasi masalah belajar ini.
Apalagi kalau bukan les privat?
Les privat calistung bisa dilakukan dirumah, kok.
Soal protokol Kesehatan dijamin aman. Jadi tidak perlu
risau.
Masalah harga, terhitung murah dengan banyak fasiltas dan benefit
yang akan didapat!
Les calistung dengan durasi satu jam setiap harinya akan
mengajak anak mengeksplorasi dunia calistung dengan menyenangkan. Karena tentor
akan melakukan pendekatan dengan metode bermain.
Orang tua cukup mengawasi sesekali dan mengecek Kembali progress
kemampuan calistung si kecil.
Jadi lebih praktis kan?
Anak masih tetap bisa belajar dengan menyenangkan walaupun
sedang sekolah online.
Ketika sudah tiba masa memasuki jenjang SD, kemampuan
calistung anak sudah terasah dengan baik.
Yuk siapkan bekal masuk SD dengan bimbingan tentor les privat
calistung hanya di Bimbel AIO!
Untuk pendaftaran hubungi 0816853042
Referensi :
Masitoh, M. P. Hakikat
Pendidikan dan Pembelajaran di Taman Kanak-kanak.
Usia kanak-kanak merupakan masa emas atau golden age yang
membutuhkan perhatian lebih karena menjadi dasar peletakan hal-hal yang
sifatnya krusial untuk proses perkembangan anak di masa mendatang.
Rentanng usia 0-5 tahun merupakan masa emas anak, dimana
pada rentang usia ini otak anak tumbuh dan berkembang dengan sangat pesat.
Stimulus atau rangsangan dalam bentuk apa pun yang diberikan oleh lingkungan,
baik disengaja atau tidak, akan dengan mudah diserap anak. Maka dari itu, tugas
dari orang tua akan super ekstra pada masa perkembangan ini. Baiknya orang tua
tidak hanya menjaga ucapan dan perilaku, mengajarkan dan mengarahkan perilaku
yang baik, tidak lupa pula untuk menjadi role model atau contoh bagi anak.
Karena anak akan dengan mudah meniru perilaku dibandingkan hanya mendengar perintah.
Pada usia golden age ini, anak akan memasuki usia bermain.
Tentu jelas bahwa dunianya akan berisi oleh keinginan untuk terus bermain.
Disamping itu, menurut teori Jean Piaget, rentang usia 5
tahun atau usia memasuki TK ini memiliki tugas perkembangannya sendiri.
Pada masa golden age atau rentang usia 0-5 tahun, umumnya
anak mengalami pergantian dari tahap sensori- motor ke tahap pra-operasional.
Pada tahap sensori-motor (0-2 tahun), bayi akan
mengeksplorasi dunia sekitar dengan alat indra mereka yang tentunya mengandalkan
aktivitas motorik. Tahap ini merupakan tahapan dasar perkembangan kognitif pada
awal kehidupan manusia. Anak akan melakukan proses penyesuaian dan perlahan
akan mulai berinteraksi dengan lingkungannya. Maka dari itu, penting banget
bagi orang tua untuk mendampingi si kecil pada fase ini, mulai dari mengajak
berinteraksi dan melatih si kecil untuk mengenal hal-hal disekitarnya.
Kemudian pada usia 3-6 tahun, anak akan mulai memasuki
tahapan pra-operasional.
Pada tahapan ini, anak mulai terbiasa melakukan aktivitas
kognitif untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Tahapan ini merupakan tahap
yang lebih maju dan anak sudah memiliki sistem berfikir yang cukup baik namun
belum terorganisir dengan maksimal.
Anak sudah mulai bisa membaca situasi dari lingkungannya melalui
adanya tanda atau simbol.
Cara berpikir anak pada tahap pra-operasional masih
terbilang belum sistematis, tidak konsisten, dan belum bisa berpikir secara
logis.
Tahapan ini dapat ditandai dengan hal-hal berikut :
- Cara berpikir masih belum logis
- Anak belum mengenal yang namanya hukum sebab akibat
- Imajinasinya yang baru tereksplorasi menganggap bahwa semua benda itu hidup
- Percaya bahwa semua yang ada di sekitarnya memiliki jiwa seperti halnya manusia
- Melakukan penilaian masih berdasarkan dari apa yang dilihat atau didengar
- Sedang ingin mengeksplor banyak hal dan memecahkan masalah yang dihadapi
- Fokus terhadap hal yang menarik atau mencolok
Jelas pada rentang usia memasuki jenjang taman kanak-kanak
(TK) ini anak belum dapat berpikir secara logis dan konkrit. Hal ini
dikarenakan memang masih berada pada dunia bermain dan mengeksplorasi hal-hal
baru yang disenangi.
Namun, jika memang masih berada di masa bermain kenapa anak
dituntut masuk jenjang pendidikan taman kanak-kanak (TK)?
Pada dasarnya, jenjang pendidikan taman kanak-kanak (TK)
ditujukan agar anak dapat mengeksplorasi keinginan bermainnya dan juga mulai berlatih
untuk membiasakan diri berbaur dengan teman sebaya. Taman kanak-kanak (TK)
merupakan sebuah media perantara yang menjadi wadah bagi anak usia dini untuk
mulai membiasakan diri atau beradaptasi dengan lingkungan baru yang nantinya
akan ditemui di tahap operasional konkrit di jenjang pendidikan selanjutnya.
Lalu gimana nih soal aturan bahwa ketika memasuki jenjang
pendidikan sekolah dasar (SD) anak harus menguasai kemampuan dasar calistung
(membaca – menulis – berhitung). Aturan tersebut sebenarnya sudah dihapuskan
oleh kemendikbud dikarenakan memang pada tahap usia emas tadi merupakan dunia
bermain anak yang harus dieksplorasi dengan baik dan maksimal. Namun bukan
berarti bahwa calistung akan membawa dampak buruk bagi proses perkembangan kognitif
dan emosi anak.
Kemampuan dasar calistung (membaca – menulis – berhitung)
merupakan basic atau dasar pembelajaran yang akan menjadi bekal utama anak
dalam menapaki jenjang pendidikan.
Sudah jelas bukan bahwa calistung ini sangat krusial dan
akan menjadi senjata tempur utama dalam proses belajar si kecil?
Barangkali orang tua akan mengalami kegalauan yang cukup memusingkan
karena terjebak diantara dua pilihan.
Anak harus puas mengeksplor dunia bermainnya
Atau
Anak harus mulai berlatih calistung sebagai bekal sebelum memasuki sekolah dasar
Daripada bingung cari solusi sendiri, yuk simak penjelasan
di bawah ini!
Memang ada baiknya untuk memberikan keleluasaan kepada anak
agar mereka dapat mengeksplorasi dunianya sekarang. Namun juga tidak ada
salahnya untuk sekedar mengenalkan kemampuan dasar calistung (membaca – menulis
– berhitung) dengan tujuan agar ketika sudah memasuki jenjang sekolah dasar
(SD) anak tidak akan kesulitan dalam beradaptasi dengan muatan belajar yang
berbeda dengan jenjang taman kanak-kanak (TK).
Orang tua harus terlebih dahulu mengubah persepsi bahwa
ketika anak mulai berkenalan dengan calistung kemudian dituntut untuk jago dan
bisa menguasai muatan kemampuan calistung. Namun ubahlah cara berpikir ini.
Jadikan pengenalan kemampuan dasar calistung (membaca –
menulis – berhitung) hanya sebagai tahap pengenalan untuk anak yang berada di
usia <7 tahun (belum SD).
Ciptakan suasana dan cara belajar calistung yang sederhana
namun tetap berkesan dan membekas di ingatan si kecil. Melalui pendekatan emosional
seperti ini, si kecil akan dengan mudah mengambil inti atau pokok dari pengajaran
calistung yang dikenalkan sebelum memasuki usia sekolah dasar (SD).
Jika si kecil sudah tertarik dengan cara belajar yang
ditawarkan, sudah bisa dipastikan bahwa tanpa paksaan pun si kecil akan tetap
belajar dan enjoy menikmati cara belajar yang friendly dan tidak penuh dengan
tuntutan untuk menguasainya.
Orang tua dapat memberikan stimulus calistung ini melalui
hal-hal sederhana seperti mengajak si kecil menghitung jari, mengenalkannya
dengan kosa kata sehari-hari, dan mengajaknya mengobrol tentang benda sembari
mengejanya.
Itu tadi merupakan cara non-struktural dalam mengajari anak
calistung di usia dini. Namun cara tersebut terbukti efektif untuk memberikan
stimulus pada anak sebagai awal pengenalan calistung.
Cara seperti di atas akan lebih sulit diukur progresnya
dibanding cara structural seperti mendatangkan pihak ketiga (guru) sebagai
fasilitator anak dalam belajar calistung dari yang basic (dasar).
Peran guru yang professional amat sangat dibutuhkan dalam
proses pengenalan ini.
Walaupun masih dalam tahap pengenalan kemampuan dasar
calistung (membaca – menulis – berhitung), anak juga membutuhkan pembimbing
yang sesuai dan dapat memahamkan mereka dalam tahap pengelanan calistung.
Gimana sih kriteria guru atau tentor yang professional?
Guru atau tentor yang professional dalam bidang calistung
tentunya harus memiliki penguasaan pengajaran calistung dalam berbagai
pendekatan (utamanya dengan pendekatan bermain untuk anak dibawah usia sekolah
dasar), friendly, memiliki jam terbang mengajar yang sudah tidak diragukan lagi,
dan juga berkompeten dalam mengajar.
Dengan adanya guru pendamping belajar atau tentor, orang tua
akan sangat terbantu dalam melakukan pengenalan calistung anak ketika masih
duduk di bangku taman kanak-kanak. Orang tua hanya perlu memantau perkembangan
belajar si kecil selama melakukan les privat dengan tentor calistung.
Mudah, bukan?
Tapi dimana orang tua bisa menemukan Lembaga kursus/ les
privat/ bimbel yang menjamin kualitas tentornya namun biayanya tidak merogoh
kocek cukup dalam?
Menjamurnya bimbel maupun les privat memang sedikit membuat
orang tua bingung dalam menentukan pilihan. Cukup cari bimbel atau Lembaga les
privat yang terpercaya dan memiliki kredibilitas tinggi.
Bimbel yang memenuhi tersebut adalah Bimbel AIO Privat.
Berbekal pengalaman selama 7 tahun dalam membantu customer
mendampingi proses belajar anak, tentu juga sudah banyak membantu siswa dalam
berprestasi di bidang akademik.
Sudah tidak diragukan lagi bahwa Bimbel AIO menawarkan
banyak benefit dengan biaya les yang terbilang terjangkau!
Tunggu apalagi? Segera daftarkan si kecil agar dapat belajar
dengan enjoy dan siap menorehkan prestasi.
Untuk pendaftaran cukup klik https://wa.me/62816853042
Membaca
merupakan kegiatan melihat tulisan bacaan dan proses memahami isi teks. Tiap
orang memiliki gayanya masing-masing dalam membaca. Ada yang terbiasa membaca
dalam hati, menyuarakannya dengan lirih, atau menyuarakannya dengan lantang.
Membaca merupakan kemampuan dasar yang sangat penting sebagai bekal dalam
belajar. Membaca merupakan kegiatan melisankan atau memahami dalam hati dengan
melihat tulisan pada sebuah teks bacaan. Adapun menurut KBBI, membaca diartikan
sebagai kegiatan melihat dan memahami isi dari apa yang tertulis (dengan
melisankan atau hanya dalam hati)
Membaca
menjadi hal yang semakin penting dalam kehidupan masyarakat dikarenakan setiap
aspek dalam kehidupan melibatkan kegiatan membaca, baik dalam berkomunikasi
maupun yang lainnya.
Di
sekolah, kemampuan membaca sangat penting dimiliki setiap siswa untuk menunjang
pemahaman literature. Satu hal yang sudah melekat dan menjadi kemampuan yang
wajib dimiliki adalah membaca cepat.
Membaca
cepat adalah proses mengenali dan menyerap frasa atau kalimat dengan cepat pada
sebuah bacaan. Dengan kata lain, membaca cepat atau speed reading merupakan
teknik membaca yang berfokus pada kata kunci atau poin pentingnya saja. Tujuan
dari membaca cepat adalah untuk menemukan ide atau pokok bacaan dalam jangka
waktu yang relatif singkat dengan berfokus pada kata kunci suatu bacaan. Membaca
cepat adalah membaca yang mengutamakan kecepatan dengan tidak mengabaikan
pemahamannya. Mebaca cepat umumnya digunakan untuk memperoleh gagasan pokok
wacana dalam waktu relatif singkat, tetapi juga mendapat hasil bacaan yang
banyak.
Manfaat
yang diperoleh dari membaca cepat adalah dapat menangkap dan menguasai inti
bacaan dalam waktu singkat, meningkatkan kemampuan pemahaman, dapat membaca dan
menelusuri halaman bacaan dalam waktu yang singkat, dan juga tidak membuang
banyak waktu dalam membaca bagian yang kurang krusial.
Umumnya,
anak SD memiliki kemampuan membaca cepat sebanyak 200 kata per menit (Anifatul
Hidayah, 2012). Kemampuan ini dapat dikuasai melalui teknik skimming atau
menemukan pokok informasi dalam tiap paragraph dengan cepat. Kecepatan membaca
pada orang yang sudah terbiasa membaca cepat umumnya mencapai 250 kata per
menit (kpm).
Namun,
ternyata kemampuan membaca cepat dapat dikategorikan loh!
Ada
yang baru mampu membaca <100 kata per menit
Ada
juga yang mulai mampu membaca 100-200 kata per menit
Ada
yang mampu menaikkan kemampuannya menjadi 200-400 kata per menit
Dan
ada juga yang mampu membaca hingga 400-700 kata per menit atau bahkan lebih!
Tentunya,
semua itu bertahap dan perlu dilatih.
Tahapan
atau metode dalam membaca cepat juga memiliki jenis yang berbeda-beda.
Skimming
Teknik
skimming merupakan teknik membaca cepat untuk mengidentifikasi ide pokok sebuah
teks. Langkah awal dalam membaca
skimming diawali dengan membaca judul secara cepat, kemudian dilanjut membaca
subjudul dan paragraf berikutnya ( di awal dan akhir) karena pada umumnya letak
pokok bahasan terletak disana. Teknik skimming digunakan untuk mendapat pokok
bahasan, bukan memahami bacaan secara menyeluruh. Jadi, dengan membaca sekilas
kita dapat mendapat ide pokok dalam suatu bacaan.
Dengan
teknik skimming, kamu dapat menghemat waktu membaca untuk menemukan inti
bacaan. Namun, membaca tidak selalu tepat jika menggunakan teknik ini. Jika
kamu ingin benar-benar memahami bacaan, tentu kamu harus membacanya secara
keseluruhan.
Scanning
Scanning
merupakan proses di mana seseorang secara aktif mencari informasi menggunakan
peta pikiran (mengatur informasi secara visual hierarkis yang menampilkan
keterkaitan informasiu untuk pengambilan yang lebih baik) yang terbentuk dari
skimming.
Meta-guiding
Teknik
meta-guiding merupakan teknik panduan visual mata menggunakan jari atau
penunjuk, seperti pena, agar mata bergerak lebih cepat di sepanjang bagian
teks. Teknik ini mendorong mata untuk bergerak di sepanjang teks bacaan.
Kelemahan teknik ini adalah kurang membuat kita memahami dan menghafal isi
bacaan. Jadi teknik ini kurang tepat jika kita ingin memahami bacaan secara
mendetail.
Bagi
kamu yang ingin melatih kemampuan membaca cepat, yuk simak kiat dibawah ini!
Harus Fokus dan Rileks
Pertama-tama,
pastikan kamu terhindar dari gangguan kecil atau besar yang bisa memecah
fokusmu dalam membaca. Pilih suasana yang nyaman dan mendukung untuk melatih
kemampuan membaca cepat.
Kamu
juga bisa meminta bantuan tentor untuk melatih kemampuanmu dalam membaca cepat
dengan mulai membaca dan menyimpulkan pokok bacaan.
Bagi
pemula, jangan terburu-buru untuk membaca buku yang bermuatan berat. Mulailah
berlatih dengan membaca artikel atau novel sederhana untuk menentukan teknik
membaca cepat apa yang cocok dan sesuai
dengan kebutuhan kita.
Tutup Paragraf yang Sudah Dibaca
Sebenarnya
ini merupakan teknik sederhana agar mata kita tidak melihat ke kalimat
sebelumnya (yang dapat membuang-buang waktu).
Practice
Kamu
bisa sering berlatih membaca cepat secara online melalui beberapa platform atau
website seperti Reading Soft atau yang lain.
Kebanyakan
dari kita akan membaca dengan teknik skimming. Namun selain itu, kita tidak
hanya dilatih untuk membaca cepat namun juga sekaligus memahami isi dan inti
dari bacaan.
Dalam
prakteknya, kemampuan membaca cepat akan sangat dibutuhkan dalam kegiatan
belajar maupun kegiatan sehari-hari. Misalnya ketika mengerjakan soal TOEFL,
kamu harus memiliki kemampuan skimming dengan baik. Sama halnya ketika kamu
membaca buku atau literatur tentang pelajaran biologi dengan penjelasan yang
panjang, kamu juga akan dituntut untuk memiliki kemampuan membaca cepat atau speed
reading.
Buat
kalian yang belum bisa dan belum terbiasa, jangan ragu dan malu untuk mulai
belajar.
Memang
sih, membaca cepat kesannya sangat mudah untuk dilakukan dengan sekali baca
saja. Namun tetap saja hal ini membutuhkan Latihan dan membiasakannya.
Kalau
mau speed reading kamu mumpuni dan bisa level maksimal, coba
kolaborasikan belajar kamu dengan bimbingan dari tentor bimbel atau les privat.
Dengan mulai membiasakan speed reading, coba awali dengan membuat
kesepakatan rencana belajar dengan tentor les privat.
Coba
tentukan jadwal atau jam belajar speed reading, membuat daftar bacaannya,
dan sesi evaluasi atau feedback mengenai kemampuanmu dalam menangkap inti pokok
dan juga pemahaman bacaan secara menyeluruh.
Tentor
dari les privat akan membantu kamu dalam membentuk proses dan suasana belajar yang
menarik dan tentunya jauh dari kata bosan. Dengan cara belajar seperti ini,
kamu akan lebih semangat dan termotivasi untuk menguasai kemampuan speed
reading. Fokuslah dalam memilih bacaaan yang memiliki nilai kebermaknaan yang
kamu sukai. Dengan begitu, kamu akan berlatih speed reading dengan lebih
bersemangat!.
Nggak
perlu jauh-jauh nyari tentor les privat speed reading yang lengkap All In
One.
Jelas
Bimbel AIO Privat yang dengan senang hati membantu kamu dalam memilih tentor
les speed reading dengan kompetensi yang sudah tidak diragukan lagi!
Dapatkan
unlimited benefite dengan mendaftar les privat di Bimbel AIO Privat.
Untuk
pendaftaran, klik link yang ada di bawah ini!
Pembelajaran Jarak Jah (PJJ) telah
berjalan leih dari satu tahun. Selama itu pula tenaga pendidik atau guru
berusaha untuk memaksimalkan program pendidikan yang dilaksanakan dengan
berbasis sekolah online.
Di sisi lain, dari pihak orang tua
yang juga merangkap tugas baru sebagai wakil guru selama belajar di rumah mau
tidak mau harus menyesuaikan diri dengan pola kebiasaan baru ini.
Tidak jarang ketika sudah jenuh dengan
serangkaian proses belajar di rumah yang kadang kala kurang efektif dan
interaktif, anak menjadi bosan dan mulai berperilaku seakan-akan mogok belajar.
Terlebih ketika si kecil sedang menempuh jenjang pendidikan awal sekolah dasar
(SD).
Kebiasaan belajar yang sudah lama
terbangun di sekolah sangat identik dengan belajar bersama atau belajar
kelompok dan juga berinteraksi secara langsung dalam praktik tugas bersama
teman-teman. Namun setelah dihadapkan dengan pembelajaran daring yang sudah
setahun dijalani, tidak dapat dipungkiri bahwa anak bosan, sekalipun diberi
kesempatan belajar kelompok lewat video conference atau dengan platform
yang lain.
Jika menemui keadaan seperti ini,
orang tua diharapkan untuk memberikan perhatian lebih kepada anak selama masa
pembelajaran jarak jauh (PJJ). Orang tua juga dituntut untuk menjadi figure
pendidik yang kreatif selama menjadi wakil guru di rumah. Pendampingan belajar
pada mulanya dapat dimulai dengan membangun interaksi dan komunikasi yang baik
dengan si kecil. Hal ini ditujukan untuk menumbuhkan kembali interaksi fisik
yang biasa dilakukan ketika sedang belajar di sekolah.
Namun jika perilaku mogok sekolah
atau school refusal sudah mulai terlihat. Yuk coba kenali dulu
tanda-tandanya!
School refusal adalah masalah
emosional muncul dalam bentuk ketidakinginan anak untuk menghadiri sekolah
dengan menunjukkan gejala fisik (seperti psing, tidak enak badan, dan lainnya),
yang disebabka
n oleh kecemasan, pengalaman negatif
di sekolah atau karena masalah keluarga.
Mogok sekolah atau school refusal merupakan
keadaan atau kondisi ketika anak mulai menunjukkan penolakan (yang berlebihan)
untuk pergi ke sekolah (menghindari dari berbagai kegiatan sekolah). Misal
ketika ia menolak untuk mengikuti kelas pelajaran tertentu.
Penolakan dalam bentuk mogok seperti
ini merupakan respon yang muncul sebagai suatu pertahanan diri yang dilakukan
oleh anak terhadap suatu masalah yang dialaminya (dalam setting sekolah atau
pendidikan).
Kenapa anak bisa mogok sekolah?
Alasan yang ada akan sangat beragam.
Jadi, sudah sebaiknya orang tua menanyakan atau mencari tahu penyebabnya secara
jelas ketimbang memberikan judgement atau menghukum anak secara berlebihan atas
perilaku mogok sekolah yang sedang dilakukan. Karena memang bisa jadi anak
memutuskan untuk mogok sekolah karena tertekan, tidak nyaman, bosan, atau
karena beberapa alasan lainnya.
Ada beberapa setting faktor yang bisa
saja menjadi penyebab munculnya perilaku mogok sekolah atau school refusal.
Faktor Psikologis
Perilaku mogok sekolah bisa saja
menjadi salah satu tanda bahwa anak sedang mengalami masalah pada ranah
psikologisnya. Tentu ada beragam alasan seperti tertekan, academic burn out,
bosan atau jenuh, cemas dengan tugas, dan lain sebagainya. Kemudian mogok sekolah
menjadi alternatif yang dirasa benar. Anak akan memilih tetap berada di rumah
ketimbang berangkat atau mengikuti kegiatan belajar yang bisa saja menjadi
sumber stressornya.
Faktor
Belajar
Ketika anak
menemui kesulitan dalam belajar, baik itu memahami materi, mengerjakan soal,
atau tugas-tugas yang lainnya, hal tersebut akan membuat anak tertekan, takut,
dan cemas yang akhirnya dapat mendorong anak untuk melakukan mogok belajar.
Faktor
Lingkungan Sosial
Pentingnya peranan lingkungan sosial juga
mengambil andil besar dalam proses belajar anak. Kesulitan beradaptasi atau
bergaul, bullying, dan hal-hal lainnya akan berdampak pada semangat belajar.
Faktor-faktor diatas bisa saja
menimbulkan perilaku malas belajar, tidak bersemangat, tertekan, hingga yang
paling parah adalah mogok sekolah.
Kalau anak sudah mulai menunjukkan
tanda-tanda mogok sekolah, orang tua perlu mengambil langkah yang bagaimana?.
Pertama-tama, kenali dulu penyebab mogok sekolah yang sedang dilakukan oleh
anak. Ini merupakan tahap penting, karena anak perlu didengarkan. Jangan sampai
orang tua justru memberikan judgement kepada anak dan bukan malah mengetahui
alasannya secara jujur.
Kemudian, sebisa mungkin hindari
untuk memarahi anak. Terlebih ketika orang tua sudah memberi ancaman seperti
memukul atau melakukan tindakan kekerasan lainnya. Model punishment seperti ini
tidak akan membantu orang tua untuk mengetahui alasan atau faktor penyebab
perilaku mogok sekolah.
Yuk coba untuk mulai melakukan pendekatan dengan si kecil.
Komunikasikan dengan Anak
Tunjukkan sikap simpati dan empati
kepada anak agar merasa dicintai dan diperhatikan. Mulailah untuk mengajak anak
berkomunikasi mengenai problem sekolah yang sedang dihadapinya. Dengan
pendekatan yang tepat, anak akan terbuka dan berani mengutarakan semua masalahnya
karena tidak ketakutan terhadap konsekuensi hukuman yang diberikan orang tua.
Orang tua harus memposisikan diri
sebagai teman mendengar dan mengajak anak berdiskusi untuk menyelesaikan
masalah mogok sekolah.
Jangan Menghakimi
Jika komunikasi antara anak dan orang
tua sudah terjalin baik, mulailah mendengar pengakuannya. Tetap tenang dan
jangan menghakimi anak karena mereka sudah jujur mengutarakan masalah belajar
yang sedang dihadapi. Jika orang tua tetap bersikap tenang dan dapat meregulasi
emosi dengan baik, anak akan merasa diterima dan didengar. Dengan begitu,
mereka akan merasa lega dan tenang pula. Jadi, baiknya orang tua menunjukkan
sikap yang positif dan tetap mengasihi anak karena sudah jujur dan mau bercerita.
Support Positif
Ketika anak sedang mengalami masalah
dan mencoba untuk menghadapinya, sudah semestinya orang tua hadir dan memberikan
dukungan yang bersifat positif kepada anak. Tak perlu bingung, cukup tunjukkan
sikap yang lunak dan menenangkan. Orang tua juga bisa mengajak anak berdiskusi
dan mengajak anak berpikir mencari jalan keluar dari masalah belajar yang
sedang dihadapi.
Buat Jadwal
Orang tua bisa mulai mengajak anak untuk
membuat jadwal rutinitas. Misalnya jadwal belajar, bermain, dan istirahat.
Dengan pola habit yang teratur, anak
akan dilatih disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab.
Namun bukan berarti anak harus selalu
tegang dan tidak bisa berkegiatan secara fleksibel. Orang tua juga perlu
memperhatikan jika anak sudah jenuh dengan rutinitas, diperlukan jeda untuk
istirahat.
Tetap berkomunikasi dengan pihak sekolah
Komunikasikan kesulitan atau masalah
yang dialami anak selama sekolah online agar orang tua dapat memperkirakan Tindakan
yang membantu anak menyelesaikan masalah belajarnya selama di rumah.
Minta Bantuan
Jika anak mengalami kesulitan belajar
karena harus belajar sendiri, orang tua perlu membuka mata dan menyadari bahwa
anak mengalami kesulitan belajar. Anak butuh bantuan dan bimbingan belajar dari
orang tua atau pihak lain yang dapat membantu seperti guru les atau tentor.
Urgensi les privat selama pandemi
sangat dibutuhkan sebagai upaya pendampingan belajar yang lebih mudah dan
efisien. Orang tua tidak perlu lagi pusing membagi waktu untuk bekerja dan
memberikan bimbingan belajar pada anak.
Guru les privat yang professional dan
sudah berpengalaman dapat menyesuaikan diri dengan gaya belajar masing-masing
anak. Untuk itu, para orang tua tenang saja. Mereka akan belajar dengan santai
namun tetap berprogres dalam berprestasi.
Cukup klik DISINI dan duduk
manis. Tentor Bimbel AIO Privat akan datang ke rumah untuk memulai sesi belajar
dengan si kecil!
Belajar merupakan proses yang relative panjang dan esensial
bagi hampir semua orang. Dalam proses belajar pun tentu ada banyak hal yang
sudah dilewati untuk meraih tujuan yang ingin dicapai. Tercapainya suatu tujuan
belajar dan pengajaran dapat diukur dari tingkat prestasi belajar siswa yang
menjadi indikasi positif yang dapat mencerminkan proses pembelaran.
Belajar merupakan hal pokok yang menjadi salah satu pondasi
wajib dalam proses pendidikan di sekolah. Dalam proses belajar tentunya banyak
aspek lain yang saling menyokong tujuan belajar selama proses pembelajaran
berlangsung.
Belajar selalu berkaitan dengan output utama yang diharapkan,
yaitu prestasi.
Prestasi sendiri dapat diartikan sebagai salah satu bukti
keberhasilan belajar seseorang atau pencerminan kemampuannya selama menjalani
kegiatan belajar sesuai dengan bobot yang dicapai. Prestasi tidak hanya berkaitan
dengan aspek kognitif saja, melainkan juga aspek afektif dan juga psikomotor.
Hal ini seperti muatan pendidikan dalam kurikulum 2013 yang juga bertujuan
memberikan penguatan pendidikan karakter dan praktik pada siswa.
Komponen prestasi ini perlu diperkuat lagi agar siswa
memiliki jiwa belajar dan motivasi yang kuat. Kesimpulannya adalah dengan
motivasi tersebut, siswa akan dapat meraih prestasi secara optimal. Dalam hal
ini, motivasi menjadi salah satu aspek bahasan yang penting dalam proses
belajar.
Motivasi belajar merupakan sebuah dorongan yang muncul pada
diri individu sebagai sesuatu yang muncul guna mencapai sebuah tujuan. Sebuah
motivasi atau dorongan belajar yang muncul dapat ditandai dengan adanya
perubahan energi pada diri seseorang yang sifatnya terkadang disadari dan tidak
disadari.
Motivasi belajar pada masing-masing individu tentunya
memiliki kadar yang berbeda-beda. Maka dari itu ada beberapa jenis siswa.
Umumnya adalah yang memang benar-benar ingin belajar untuk menambah pengetahuan atau hanya sekedar ingin menghindari hukuman,
dan lain sebagainya.
Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling
berkesinambungan. Keduanya menjadi suatu hal pokok dalam serangkaian kegiatan
belajar, sehingga secara sederhana dapat dikatakan bahwa belajar tanpa adanya
motivasi tidak akan mendatangkan kelancaran atau kemudahan, dan juga semangat
dalam menjalani prosesnya. Motivasi belajar hadir sebagai suatu motif pendorong
atau penggerak bagi seseorang dengan tujuan mencapai goal belajarnya. Berawal
dari sebuah motivasi, siswa akan memiliki semangat untuk menjalani kegiatan
belajar.
Terus, sebenarnya fungsi atau tujuan dari motivasi belajar
itu sendiri apa sih?
Jelas dikatakan bahwa motivasi merupakan suatu dorongan yang
muncul dari dalam diri seseorang. Kadar semangat masing-masing orang akan
ditentukan dari besar kadar motivasinya. Sama halnya ketika sedang mengerjakan
tugas, siswa yang memiliki motivasi dan semangat belajar yang tinggi tentunya
akan berusaha segera menyelesaikannya karena merasa bertanggung jawab atas
tugas-tugas yang sudah diberikan.
Hadir Sebagai Pengarah
Kenapa motivasi belajar dapat hadir sebagai pengarah dalam
serangkaian proses belajar?
Secara sederhananya, tingkah laku dapat muncul sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan atau pencapaian sebuah tujuan. Jadi, motivasi belajar berfungsi sebagai pendorong atau pengarah seseorang dalam menggapai prestasi atau tujuan belajar yang lainnya. Tentunya dengan motivasi belajar yang baik akan menunjukkan suatu progress dan hasil yang baik pula.
Kemudian mengenai kadar motivasi yang berbeda bagi
masing-masing siswa, kenapa bisa demikian?
Tingkat motivasi belajar pada masing-masing siswa dapat
berbeda karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pada umumnya, faktor-faktor
tersebut meliputi :
Komponen cita-cita dan aspirasi akan memperkuat kadar
motivasi siswa dalam belajar.
Sudah tidak diragukan lagi bahwa keinginan, kemampuan, dan
cakapnya siswa dalam belajar dapat meningkatkan motivasi belajar untuk mencapai
tujuan yang diinginkan.
Kondisi Siswa
Kondisi disini meliputi kondisi fisik, psikis, dan juga
kondisi spiritual. Misalnya saja ketika sedang kelelahan, sakit, atau tertekan,
siswa akan mengalami gangguan fokus dan perhatian dalam proses belajarnya.
Kemudian komponen terakhir yang sama pentingnya adalah
kondisi lingkungan sekitar siswa. Kondisi lingkungan disini dapat berupa alam,
kondisi tempat tinggal, pergaulan, teman sebaya, keluarga, dan masyarakat
sekitar tempat tinggal. Komponen-komponen masyarakat tersebut akan sedikit
banyak memiliki pengaruh dalam proses pembentukan motivasi belajar.
Selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau sekolah
online, banyak sekali problematika atau masalah yang muncul berkenaan dengan
serangkaian proses pembelajaran yang teknisnya dialihkan dalam bentuk daring. Kamu
bisa cek selengkapnya disini Baca Juga | Balada Setahun Daring.
Selama setahun terakhir banyak perubahan yang terjadi dalam
dunia pendidikan, utamanya proses belajar yang menyesuaikan dengan kondisi yang
ada. Hal ini juga berdampak pada hasil belajar atau prestasi siswa selama pembelajaran
jarak jauh (PJJ) atau sekolah online.
Pada bagian awal tadi sudah dijelaskan bahwa output belajar
atau prestasi ini juga saling berkaitan dengan konsep motivasi belajar, dimana prestasi
baik yang dimiliki seseorang akan meningkatkan kadar motivasi belajarnya karena
seseorang akan terdorong untuk terus berprestasi dan mencapai tujuan-tujuannya dalam
proses belajar. Sedangkan selama sekolah dialihkan dalam bentuk pembelajaran jarak
jauh (PJJ), dirasa banyak sekali siswa yang semangat belajarnya menurun. Hal
ini dipengaruhi oleh banyak hal, beberapa diantaranya adalah karena sudah
terbiasa bersekolah secara tatap muka, lebih asyik belajar dengan teman, dan
lain sebagainya. Hal ini berdampak pada turunnya semangat dan motivasi belajar
siswa yang juga berpengaruh pada hasil capaian belajar atau prestasinya.
Walaupun banyak sekali kendala yang ditemui selama pembelajaran
jarak jauh (PJJ), bukan berarti siswa tidak bisa mendapat pendidikan yang baik
dan optimal.
Ketika orang tua tahu bahwa anak menemui kesulitan selama pembelajaran
jarak jauh (PJJ), cobalah untuk memberikan alternatif yang dapat membantu.
Coba deh terapkan tips di bawah ini!
Hal ini ditujukan agar orang tua tahu apa bidang yang disukai
anak dan mengajak anak untuk menumbuhkan motivasi belajarnya. Sebenarnya agar
anak dapat berlatih untuk menyusun rencana belajar, namun juga harus didampingi
oleh orang tua atau guru ya!
Melakukan pendekatan, pengenalan punishment yang mendidik,
dan lain sebagainya. Upaya ini ditujukan agar perilaku belajar anak menjadi disiplin
dan anak akan menjadi konsekuen dan bertanggung jawab atas apa yang sudah
dilakukan.
Jangan Lupa Reward!
Jika anak berhasil, beri reward dalam bentuk hal-hal yang
disukai anak. Sehingga akan tumbuh dorongan untuk belajar lebih giat untuk
mencapai tujuan-tujuan tertentu.
Belajar dengan pendampingan membuat arah belajar anak menjadi
terstruktur. Orang tua juga dapat meminta bantuan dari guru yang profesional.
Tidak ada salahnya untuk meminta bantuan dari pihak lain
dalam membantu anak menjalani proses belajarnya. Tentunya banyak orang tua yang
justru makin sibuk sejak WFH (Work From Home) dan belum dapat memberikan
pendampingan belajar secara optimal pada anak.
Jadi, alangkah lebih baiknya jika anak mendapatkan guru les
selama belajar di rumah. Les privat di rumah sifatnya intensif dan akan membantu
anak memahami materi daring. Tidak hanya itu, belajar dengan guru les privat
secara menyenangkan juga akan membantu anak dalam meningkatkan motivasi dan
prestasi belajarnya.
Les privat memberikan akses kemudahan belajar yang menyenangkan
dan tetap aman selama sekolah daring.
Untuk mendapatkan guru les privat terbaik, hanya Bimbel AIO
yang bisa!
Untuk pendaftaran hubungi 0816853042
Referensi
Emda,
A. (2018). Kedudukan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Lantanida Journal, 5(2), 172-182.
Hamdu,
G., & Agustina, L. (2011). Pengaruh Motivasi Belajar Siswa terhadap Pestasi
Belajar IPA di Sekolah Dasar (Studi Kasus terhadap Siswa Kelas IV SDN
Tarumanagara Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya). penelitian-pendidikan, 302.
Wahyuni, E. N. (2020). Motivasi belajar.
Hai Sobat Bimbel AIO Semarang!
Masa pandemi memaksa para orangtua untuk memahami pelajaran anak TK sekaligus mengajarinya langsung pada buah hati mereka. Menerapkan prinsip ‘bermain sambil belajar’ memang merupakan cara paling efektif untuk mengaplikasikan pelajaran anak TK. Namun, banyak orangtua yang sudah merasakan sendiri bahwa cara itu tidak semudah kedengarannya.
Jangan dulu menyerah. Agar buah hati Bunda tetap dapat mendapatkan manfaat dari pelajaran anak TK, Bimbel Semarang AIO punya beberapa tips untuk mengajarkan materi secara menyenangkan dan tidak membosankan pada anak:
Bagi anak yang tidak bisa diam, memintanya untuk melakukan aktivitas yang melibatkan gerakan tangan adalah hal yang menyenangkan sekaligus mengasah kreativitasnya. Selain memintanya untuk menulis huruf ABC atau angka-angka, Bunda juga dapat memintanya membuat prakarya sederhana, misalnya menggunting dan menempel kertas warna-warni.
Merupakan hal yang baik ketika Bunda berusaha mengenalkan banyak hal dalam pelajaran anak TK agar wawasan Si Kecil juga lebih luas. Namun, kadang kala anak memiliki preferensi untuk mempelajari hal tertentu pada suatu saat yang mungkin tidak sejalan dengan materi pembelajaran hari itu.
Sesekali, biarkan anak memilih aktivitasnya sendiri dan Bunda dapat menarik pelajaran dari situ. Bila anak belajar daring berdasarkan panduan dari gurunya di TK, komunikasikan juga kepada tenaga pengajar tersebut.
Untuk menarik perhatian anak, sebisa mungkin jadikan materi pelajaran anak TK yang harus dikerjakan Si Kecil berwarna-warni. Misalnya, biarkan anak menulis huruf dengan pensil warna, bukan pensil biasa.
Banyak jenis pelajaran anak TK yang juga bisa dinikmati oleh orang dewasa, misalnya mewarnai maupun senam gembira. Ketika Bunda menikmati permainan edukasi yang harus dikerjakan anak, semangat yang sama juga bisa menular kepada buah hati Bunda.
Jadi, tips mana yang sudah Bunda lakukan? Jika bunda masih kewalahan, tidak usah khawatir! Bimbel Semarang AIO punya tentor-tentor berpengalaman yang siap menemani dan membimbing belajar si Kecil. Untuk les TK hubungi https://wa.me/62816853042
Halo!
Balik lagi sama AIO yang selalu membawa segudang tips belajar buat kalian
Siapa sih yang nggak tertarik dengan judul artikel ini?
Nah, kali ini kita akan bahas tentang “Belajar Cepet, Anti Ribet!”
Tenang aja, trik belajar cepet paham disini akan dengan gampang kamu coba di rumah
Langsung aja kita simak tips n trik nya yuk!
1. STOP MULTITASKING
Jangan melakukan banyak hal sekaligus, seperti membaca buku sambil mengerjakan soal matematika.
Udah dibilang juga multitasking itu mitos! Yang ada malah bakal ngerecokin kerjaan.
Kenapa nih?
Ketika mencoba untuk multitasking, otak kita akan menerima banyak informasi sekaligus. Hal ini akan menyebabkan terpecahnya fokus perhatian yang akan berakibat pada pekerjaan yang kurang maksimal.
Kayanya kamu perlu cek artikel soal multitasking DISINI
So, stop multitasking jika kamu ingin dengan cepat memahami pelajaran!
2. PENDAMPING
Pastikan kamu menemukan seseorang yang bisa dan sanggup mengajari kamu hal baru. Karena dengan dibimbing, kamu akan menghemat banyak waktu. Keuntungan ini akan mempercepat proses belajarmu loh!
Jangan sampai asal pilih pendamping belajar ya
Cuma di Bimbel AIO Privat kamu bisa dapatkan tentor pendamping belajar dengan paket lengkap!
3.OTAK JUGA PERLU SANTAI
Kamu bisa membuat jadwal belajar yang diselingi me-time. Otak yang sehat dan optimal juga butuh istirahat.
Take a break, okay?
Kamu bisa melakukan sesuatu yang disenangi untuk merelaksasikan pikiran
Setelah waktu me-time selesai, kamu bisa lanjut belajar dengan kondisi pikiran yang fresh dan siap menerima informasi baru
4. ULANG ULANG ULANG
Jika kamu sering melihat, membaca, atau mendengar sesuatu, logikanya kamu akan lebih memberi atensi pada hal tersebut.
Begitu pula dengan belajar.
Otak akan menerima reinforcement atau penguatan jika kamu terus menerus mengulang materi pembelajaran
5. BELAJAR HAL BARU YANG MASIH RELATE
Belajar materi baru yang masih berkaitan dengan materi sebelumnya akan jauh membantu kamu mengingatnya. Hal ini dikarenakan ada benang merah diantara satu materi dengan materi lain. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah mengingat materi sebelumnya karena terdapat keterkaitan dan kata kunci yang kamu ingat.
Poin-poin di atas itu saling berkaitan ya, guys!
Jadi, untuk cepat memahami pelajaran pun harus bertahap. Tapi dijamin deh, setelah kamu coba mengaplikasikan tips tadi, belajar jadi makin efektif dan nggak buang waktu. Belajar jadi lebih cepat paham!
Jangan lupa cari pembimbing belajar di Bimbel AIO Privat ya!
Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi lewat https://wa.me/62816853042
Tidak terasa sudah hampir setahun penuh kita menjalankan sekolah dengan metode dalam jaringan atau online. Banyak hal berubah demi menyesuaikan diri dengan kondisi pandemi ini, termasuk salah satunya adalah perilaku belajar.
Kondisi sekarang menuntut kita beradaptasi dengan hal yang berbanding terbalik daripada kebiasaan-kebiasaan kita sebelumnya. Ketika dulu sudah terbiasa dengan metode belajar menyimak dan mendengarkan, sekarang kita diberi tantangan untuk mulai sedikit demi sedikit belajar secara mandiri dan terlatih di rumah. Ini akan menjadi hal yang sulit diawal masa adaptasi dan lama kelamaan akan menjadi membosankan karena merasa terus menerus dijejal tugas dan belum mampu menyelesaikannya.
Kelamaan daring bukan makin pinter malah bikin pusing
Jangan sampai merasa putus asa seperti itu ya. Karena sistem pembelajaran harus tetap berjalan dengan aman. Maka dari itu, metode daring sejauh ini yang menjadi solusi dari pembelajaran sekolah selama masa pandemi.
Kalem, jangan terlalu diambil pusing. Karena overthinking hanya akan membuat pikiran kita dipenuhi dengan hal-hal yang belum pasti.
Mending sama yang pasti-pasti aja!
Bimbel AIO pasti bantu kamu kok. Jangan khawatir tugas menggunung. Kamu bisa selesaikan semua dalam waktu singkat. Asal jangan nunggu deadline mepet ya!
Bukan hanya itu.
Karena esensi dari belajar adalah mengenai pemahaman dan bertambahnya pengetahuan, kamu juga akan mendapatkan ini.
Belajar tetap enjoy, prestasi meroket!
Langsung aja hubungi nomor di bawah ini untuk melakukan pendaftaran ya
-CR
